Global Warming ‘ngga bisa’ dicegah !

Posted On Oktober 16, 2008

Disimpan dalam Uncategorized

Comments Dropped leave a response

Sebagai seorang geologist, aku ini masih sulit menerima bahwa fenomena global warming ini dapat “dicegah“. Saya kok yakin bahwa global warming ini lebih bersifat natural ketimbang “man made“. Comparison of two sea level reconstructions during the last 500 Myr.  The scale of change during the last glacial/interglacial transition is indicated with a black bar.  Note that over most of geologic history long-term average sea level has been significantly higher than today.Walaupun begitu bukan berarti bahwa emisi karbon itu tidak berbahaya loo. Emisi karbon hanyalah bersifat polutan, artinya emisi karbon dari cerobong, maupun dari knalpot dan sebagainya, itu jelas “menganggu” dan mempengaruhi kenyamanan. Dalam skala kecil misalnya kalau kita berada pada satu kota yang pengap dengan asap kenalpot, maka kita akan merasakan udara semakin terasa panas. Tetapi panas ini disebabkan oleh sifat-sifat asap yang menghambat penghantaran panas.

Tipe-tipe Manusia Dilihat Dari Kentut

Posted On Oktober 14, 2008

Disimpan dalam Uncategorized

Comments Dropped leave a response

Dari Kentut bisa dinilai kepribadian seseorang. Berikut beberapa macam kepribadian yang dilihat dari cara menyikapi kentut :

  • Orang MUNAFIK. Orang yang kentut tapi menyalahkan orang lain.
  • Orang GOBLOK. Orang yang menahan kentut sampai berjam-jam.
  • Orang BIJAK. Orang yang tahu kapan harus ngentut.
  • Orang yang SENGSARA. Orang yang sangat ingin ngentut tapi tidak bisa ngentut.
  • Orang yang MISTERIUS. Kalau ngentut tidak ada yang tahu.
  • Orang yang GUGUPAN. Tiba-tiba menyetop kentut saat sedang enak-enaknya ngentut.
  • Orang yang PERCAYA DIRI. Orang yang mengira bahwa kentutnya bau wangi.
  • Orang SADIS. Menahan kentut dengan tangannya lalu tangannya diusapkan ke hidung temannya.
  • Orang PEMALU. Kalau kentut tidak bunyi tapi wajahnya tiba-tiba merah padam.
  • Orang STRATEGIS. Menyembunyikan suara kentutnya dengan tertawa terbahak-bahak.
  • Orang BODOH. Habis ngentut lalu mengambil nafas dalam-dalam untuk mengganti ‘udara’ yang barusan keluar.
  • Orang PELIT. Kalo ngentut ditidak dikeluarkan semua, keluarnya sedikit demi sedikit.
  • Orang SOMBONG. Senang mencium bau kentutnya sendiri.
  • Orang RAMAH. Senang mencium bau kentut orang lain.
  • Orang yang BAIK HATI : Kalo mau ngentut sembunyi dulu.
  • Orang ‘AqUATIK’. Senangnya kentut di dalam air sampai bunyi blukutuk…blukutuk…
  • Orang ATLETIS. Kalo kentut sangat bersemangat sampai kontraksi..(.ngeden).
  • Orang JUJUR. Mau mengaku bahwa dia telah kentut.
  • Orang PINTAR. Bisa membedakan orang dari bau kentutnya.
  • Orang paling SIAL sedunia. Kalo kentut biasanya keterusan ampasnya…
  • Orang RAJIN. Sering mencium bau kentut di mana pun dia berada…

Nah … termasuk dalam ategori apakah Anda ??

Romantis Dengan Matematika

Posted On Oktober 14, 2008

Disimpan dalam Uncategorized

Comments Dropped leave a response

Di ruang kuliah, saat jeda sejenak, sambil tersenyum ramah seorang dosen matematika berkata pada para mahasiswa dan mahasiswinya.

“Kata orang, kita belum dikatakan sebagai matematikawan sejati kalau belum mampu berkarya sastra, menulis puisi yang romantis misalnya.”

“Kenapa begitu, Pak?” celetuk seorang mahasiswi, sengaja iseng bertanya agar dosennya lupa melanjutkan perkuliahan dan berharap berlama-lama membahas tentang hal yang barusan dikatakannya.

“Ya, tentu ada alasan yang masuk akal kenapa seorang matematikawan belum dikatakan sebagai matematikawan sejati bila belum mampu menulis karya sastra,” kata sang dosen sambil berpikir mencari-cari pembenaran.